image

foto ilustrasi - istimewa

14 Januari 2018 | 20:24 WIB | Suara Pantura

Tak Kantongi Izin, Usaha Cucian Jeans Ditutup

PEKALONGAN, suaramerdeka.com- Pemkab Pekalongan menutup usaha cucian jeans di Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo. Penutupan tersebut dilakukan lantaran sang pengusaha tidak mengantongi izin.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan, Yarokhim, ketika ditemui di kantor DPRD Kabupaten Pekalongan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi C menyatakan, awalnya cucian jeans di Desa Pegaden Tengah tersebut disewakan oleh seseorang.

Nah, lanjut dia, sang penyewa tersebut tidak mengurus izinnya. Hasil pengecekan di lapangan, pengusaha baru yang menyewa tempat usaha cucian jeans tersebut seolah enggan mengurus izin. Hal demikian disebabkan lantaran usahanya tidak berjalan baik, terkadang hanya satu minggu jalan sekali.

Meski begitu, pihaknya tetap telah memberikan anjuran kepada sang pengusaha tersebut untuk mengurus izin. Hingga surat peringatan pertama, selanjutnya setelah dua pekan ditindaklanjuti dengan surat peringatan kedua, sampai surat peringatan ketiga sang pengusaha tersebut tidak mengurus izin. "Setelah surat peringatan ketiga disampaikan. Akhirnya Satpol PP di mana  sebelumnya melalui proses minta izin kepada pak bupati melakukan penutupan. Penutupan itu dilakukan secara permanen tidak sementara," katanya.

Meski dilakukan penutupan permanen, kata Yarokhim, usaha tersebut bisa dibuka kembali dengan catatan sang pengusaha tersebut mengurus perizinan atau mengajukan izin. "Ada dua lokasi yang ditutup, lokasinya berada di Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo," jelasnya. 

(Agus Setiawan /SMNetwork /CN40 )