image

Foto: Istimewa

13 Januari 2018 | 01:33 WIB | Suara Muria

Terlempar dari Sinar Mandiri, Nelayan Kragan Tewas

REMBANG, suaramerdeka.com – Nasib sial dialami oleh Nurdin (42), warga Rt 3 Rw 3 Desa Plawangan Kecamatan Kragan. Lelaki yang berprofesi sebagai nelayan itu tewas setelah terlempar dari Bus Sinar Mandiri yang ditumpanginya.

Kejadian memilukan itu terjadi di Jalan Pantura, Desa Binangun Kecamatan Lasem, Jumat (12/1) sekitar pukul 11.00. Saat itu, Sinar Mandiri Nopol N 7382 UG yang dikemudikan oleh M Taufik (35) warga Desa Jeruk Kecamatan Pancur itu melaju dari arah Semarang menuju Surabaya.

Saat sampai di lokasi kejadian, bus tersebut melewati tikungan ke arah sisi kanan. Ketika itu, korban yang diduga berada tak jauh dari pintu belakang bus, terjatuh dan langsung terhempas ke tanah.

Selanjutnya oleh banyak orang, korban diberikan pertolongan dan dilarikan ke RSUD dr R Soetrasno Rembang. Sayangnya, lantaran luka parah di bagian kepala nyawa korban tidak bisa terselamatkan.

“Korban mengalami cidera berat pada bagian kepala, tidak sadar hingga akhirnya meninggal dunia di RSUD Rembang. Kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi kejadian,” terang Kanit Laka Satlantas Polres Rembang, Ipda Muhamad Karim.

Belum bisa dipastikan, penyebab pasti mengapa sampai korban terjatuh dari bus. Juga belum diketahui apakah saat menikung sopir Sinas Mandiri terlalu kencang memacu kendaraannya sehingga menyebabkan korban terlempar.

“Kami mengimbau kepada penumpang angkutan umum untuk lebih berhati-hati, termasuk tidak berada di sekitar pintu yang terbuka saat kendaraan melaju. Kami juga meminta kepadapara sopir angkutan umum lebih berhati-hati dan lebih mementingkan kenyamanan dan keselamatan penumpang,” tandasnya.

(Ilyas al-Musthofa /SMNetwork /CN39 )